Senin, 01 Oktober 2012

Puasa Online

Diluncurkan oleh Bocah Psikologi di 08.56.00
Alhamdullillah waktu ini masih bisa digunakan untuk menulis lagi.

          Aha. Kemarin adalah hari pertama masuk kuliah lagi di semester 4 ini. Banyak banget kejadian yang mewarnai di dua hari tersebut. Mulai dari salah jadwal antara LMS dengan papan pengumuman depan DPPU yang ngebuat satu kelas gak masuk mata kuliah Psikodiagnostik. Kemudian banyak kehadiran mahasiswa angkatan lain di setiap kelas, dikarenakan ada revisi kurikulum. Hingga kehadiran tugas-tugas yang unik bin nyata.
          Kali ini ane, ingin share tentang tugas unik tersebut. Sesuai judul entri nya " Puasa Online", yup itulah nama tugas pertemuan pertama dari mata kuliah psikologi kognitif. Kalau menurut harapan dosen ane sih, semoga dalam 6 bulan kita bisa menjadi tuan dari pikiran kita. Kali ini ane setuju dan excited banget dengan mata kuliah tersebut. Kenapa ?. Banyak hal yang kita lakukan tanpa kita sadari atau pun melakukan analisis terhadap hal tersebut itulah yang disebut budak dari pikiran. Oleh sebab itu, ane ingin bermain lebih dalam dengan kognitif baik sebagai budak atau tuan seperti yang diharapakan oleh dosen ane.


          Tuan, budak dan puasa online apa hubunganya ?. Yup, ini adalah sebuah terapi mengolah kognitif. Setiap pertemuan di 20 menit pertama, kelas ane akan selalu melakukan pengendapan pikiran dengan tujuan mecharger fisik dan membiarkan alam semesta yang melakukannya. Hasilnya ? pengendapan pikiran pertama adalah siaga. Ane akan lihat bagaimana hasilnya pada pengendapan pikiran yang berikutnya.
          Balik lagi ke judul entri, tugas itu dengan syarat tidak boleh mengaktifkan, membuka atau mengintip salah satu jejaring sosial yang kita miliki, seperti facebook, twitter, blog, whatsapp, BBM atau jenis lainnya.

          
          Buat apa sih puasa online ini ?. Yup jawabannya singkat, untuk mengatur kognitif kita. Ketika perasaan ingin menuliskan status pada salah satu jejaring sosial namun pikiran menolak karena ada larangan untuk melakukan hal tersebut, maka apa yang akan terjadi ketika ada pergolakan ?. Itu lah yang akan kita analisis, bagaimana dinamika yang akan terjadi budak atau tuan dari pikiran kita.
          Menurut ane, tugas ini menarik sekali dalam melatih kognitif kita. Ane pun berharap bisa menjadi tuan dari pikiran ane sendiri. Sehingga kedepannya bisa melakukan berbagi hal lebih berarti bagi diri sendiri dan orang lain.
          

0 Ocehan:

Posting Komentar

 

Bocah Psikologi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review