Selasa, 05 November 2013

Jakarta - Dieng Plateu - Yogyakarta - Jakarta

Diluncurkan oleh Bocah Psikologi di 10.52.00
Alhamdullillah, coretan blog semakin bertambah o_0

          Kali ini merupakan jalan-jalan keempat pada tahun 2013, setelah yogyakarta with chacita, kawah putih with bocah K36 dan medan bersama orang tua. Namun sayang, rencana awal adalah ke Bromo dan harus berubah menjadi dieng plateu. Pembatalan tersebut tidak pernah terpikirkan oleh kami karena memang kami mengikuti salah satu eo yang terbilang sudah terkenal di kalangan media sosial, seperti kaskus. Hingga H-2 kami baru mendapatkan informasi bahwa EO tidak mendapatkan tiket kereta ke bromo sebanyak 23 orang. Usut punya usut ternyata ada problem antara orang dalam team EO tersebut. Sedih ? pasti sedih, marah ? pasti marah, kecewa ? bukan kepalang maaaan kami sangat kecewa.

          Singkat cerita, kami memutuskan untuk ke dieng plateu dengan mengendarai mobil saja (nyewaaa loh ini, monggo contact di 0896-1700-1352 atau ID kaskus severe.7oct2012, recommend banget o_0). Karena kami masih tersisa 15 orang maka kami sewa dua mobil dan tetap berangkat seperti rencana awal yaitu hari sabtu jam 10 tanggal 26 oktober 2013 dan start dari kantor kami dibilangan jakarta selatan.

          Perjalanan kali ini begitu banyak dan begitu seringnya berhenti untuk istirahat atau setidaknya hanya ke kamar mandi. So jangan tanya berapa lama perjalanan kami dari Jakarta ke Dieng Plateu o_0 o_0. Pertama kali aja kami udah berhenti di rest area setelah bekasi untuk menunggu satu mobil lagi karena habis jemput salah satu diantara 15 kami *hahhaha*. Kemudian, setelah melewati Bandung mobil kami pun berhenti lagi di rest area untuk ke toilet. Ane lupa jam keberapa, kedua mobil kami pun berhenti untuk shalat dan makan siang o_0.

berhenti makan siang + shalat 



Perjalanan dilanjutkan kembali entah sudah berapa kali kami berhenti hingga pada akhirnya ane lupa urutan berhentinya *hahahha*. Yang ane masih inget, kita sering kali berhenti sendiri-sendiri dan baru berhenti bareng lagi ba'da isya.

istirahat malam hari pertama


Selama perjalanan sudah berapa kali juga turun hujan, mulai dari hanya gerimis rintik hingga yang menutup keseluruhan kaca depan mobil yang membuat salah satu mobil kami tidak jelas ke pandangan luar sehingga mengharuskan kami nempel dengan mobil satunya o_0. Ketika berangkat kami lewat jalur selatan, *just info* jalur ini sangaaaaat berliku dan banyak pepohonan maaaaan. 


          Akhirnyaaaaa *alhamdullillah* kami sampai penginapan sekitar jam 1 dini hari yaitu tanggal 27 Oktober 2013, penginapan kami sewa Rp. 600.000/rumah (ada 4 kamar+dapur+ruang shalat+2 kamar mandi diluar serta air panas) *jangan tanya nama penginapannya yaaaa, klo tertarik monggo di 085743461555*



          Rencana awal kita mau liat sunrise di puncak gunung prau dan kita harus keluar jam 2 atau jam 3 pagi *sayang sekali, hujan tetap mengguyur dieng dini hari* sehingga kami memutuskan untuk tidur dan *eng i eng* kami semua bangun kesiangan, ane baru bangun jam 4.30 dan langsung saja ane membangunkan yang lain dan tetap usaha untuk tetap ngeliat sunrise di cikunir *salah satu spot melihat sunrise selain puncak prau*, karena pasukan kami banyak dan harus cuci muka, shalat, ganti ban mobil dan lain sebagainya, kami baru bisa jalan sekitar jam 5an. Ditengah perjalanan menuju sikunir mobil kami diberhentikan warga *jangan khwatir maaan* dan diinformasikan bahwa ke sikunir pun percuma karena sunrise tidak muncul akibat kabut yang muncul hasil dari hujan tadi malam.Serta beliau menawarkan kepada kami untuk menjadi tourguide ke berbagai tempat dan beliau tidak mematok harga sih *kami menawarkan diri memberi Rp. 100.000 dan beliau setuju*.


Sebelum berangkat ke sikunir


          Tujuan pertama kami 'kawah sikidang' dan karena kami terlalu pagi mengunjunginya maka loket pun belum buka a.k.a gratis maaaaan masuknya hanya saja ada tarif parkir Rp. 2000,-. *just info, kawah sikidang ini mirip tangkuban perahu hanya sikidang ini ada bukit bukit juga seperti kawah putih Bandung*

Kami di kawah sikidang


          Puas sudah menikmati alam semesta dan kami melanjutkan perjalanan ke telaga warna. Di tempat wisata ini loket nya sudah buka so kami harus bayar *hahahhaha*, ane lupa pasti harga per orangnya tapi total ber 16 hanya sekitar Rp. 32.000,- dan parkir mobil Rp. 5.000,-.

Kami di telaga warna

          Setelah lelah memutari telaga warna kami melanjutkan lagi ke candi arjuna dan kami lewat belakang sehingga lagi lagi dan lagi tidak dikenakan retribusi serta parkir pun tidak ada, ahhahaha o_0 *just info, di candi arjuna ini ada candi-candi serta ada bukit teletubbies persis seperti di bromo* untuk foto bersama teletubbies dikenakan biaya Rp. 5.000/1x dan klo di cetak Rp. 15.000,- serta dengan hanoman Rp. 10.000/3x .

Kami di bukit teletubbies + candi arjuna

candi arjuna & prastati arjuna

          Selesai bermain dengan teletubbies dan hanoman *hahhahaah* kami melanjutkan ke sumur *ane lupa namanya*, disumur ini kita bisa melempar batu dan memohon permintaan *ini mitos, monggo di tela'ah yaaa* klo laki-laki harus mengenai batu putih dipinggir sumur sedangkan wanita harus mampu mengenai tengah sumur. Kalian bisa mencari batu dari bawah atau membeli batu diatas dengan harga batu Rp. 500,-.

Kami di sumur ________


          Pulang dari sumur kami berencana untuk mencari makan pagi disambi dengan makan siang *hahahhaha*, sebelum menuju tempat makan kami menyempati membeli oleh-oleh khas dieng yaitu carica. Kami dianter langsung ke tempat industrinya yang kebetulan bersifat home made. Harga per dus isi 6 botol seharga Rp. 50.000,- *jangan tanya carica itu apaaa ya, ane juga kurang paham*

Carica khas Wonosobo


          Kami dibawa untuk makanan khas daerah tersebut yaitu mie ongklong *mie ongklong itu kental ada tahu, ayam, daging, dll* dengan harga semangkuknya Rp. 10.000,- serta soto daging+nasi seharga Rp. 15.000,-. Soto nya recommend banget deh o_0 o_0

Mie ongklong + soto daging dan nasi


          Dan kami dikejutkan dengan cerita bahwa di daerah tersebut ada satu orang yang sedang bertapa selama 22 tahun dan tidak ada yang berani satu orang pun yang mengganggu. Singkat cerita, banyak yang mengatakan orang tersebut bertapa karena menunggu sebuah kapal datang dan hingga saat ini tidak pernah kunjung datang.



          Usai perjalanan keliling dieng, kami memutuskan untuk kembali ke penginapan untuk istirahat sejenak sebelum nanti sore jam 4 harus menuju ke yogyakarta. Sekaligus bapak tono *selaku sopir dari rental mobil kami* membenarkan ban serepnya.
          Sama seperti sebelumnya setiap mau berangkat pasti ngaret dan kami baru keluar dari penginapan jam 5 sore dan bismillah langsung menuju yogyakarta dengan posisi didalam mobil sama seperti sebelumnya.

Kami didepan penginapan

Kami di Gerbang Dieng


          Untuk ke yogyakarta membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam dan jangan tanya rute mana yaaaaa *ane gak ngerti sama sekali, hahahah* yang terpenting rute ini juga sama seperti jalur selatan yaitu banyak pohon kanan kiri serta gelap dan sepanjang jalan di mobil ane hanya membicarakan hantu hantu dan hantu *hahahhaha*. Ditengah perjalanan teman kami mendapatkan kabar bahwa sanak saudaranya ada yang meninggal dunia dan kebetulan jenazahnya di bawa ke magelang *yup, tepat banget jalan yang kami lewatin*. So, setelah kami sampai di yogya maka ane berempat memutuskan untuk menemani doi ke tempat saudara nya o_0 o_0. Kami sampai yogya sekitar jam 9 malam (penginapan yogya liat post sebelumnya yaaaa o_0) dan sampai magelang sekitar pukul 10 malam.
       
          Yogya indah ketika malam hari sehingga kami pun tidak ingin menyiayiakan waktu begitu saja, setelah ke magelang kami berempat pun menuju tugu yogya sekaligus menikmati gudeg di pinggir jalan menuju tugu.

Kami ber-empat di Tugu

Mereka yang keroyokan, hahaha o_0

Usai sudah untuk malam ini dan saatnya kembali ke penginapan untuk istirahat esok hari menuju goa pindul serta kembali ke jakardaaaaaaa dengan berbagai rutinitas o_0.

          Hari ini dimulai dari jam 7 pagi menuju jl malioboro untuk sarapan pagi dan diteruskan ke pasar beringharjo untuk membeli oleh-oleh orang jakardaaaaaaaaa o_0 o_0

Kami di malioboro

Usai sudah ngeborong berbagai jenis di pasar beringharjo maka kami langsung ke penginapan untuk mempersiapkan diri ke goa pindul. Kami keluar penginapan sekitar pukul 11 siang dan perjalanan ke goa pindul kurang lebih 2 jam *goa pindul itu ke arah wonosari ya mantemaaaaan*. Kami dijemput di pom bensin kedua yang berada di sebelah kiri *kebetulan salah satu diantara kami sudah ada yang pernah ke pindul, so langsung kami contact orang sananya, monggo di 08561777129*

          yeaaaaay alhamdullillah nyampe cin, lagi lagi selama perjalanan kami di temani hujaaan hujan dan hujan. Kami langsung memilih paket yang tersedia karena memang lumayan ada beberapa pilihan looh o_0.

Pilihan wisata


Selain itu, jangan khawatir harga nya pun tetap bisa negooooo o_0. Dari harga yang seharusnya Rp. 900.000,- kami hanya perlu membayar Rp. 750.000,- lumayan lah mengirit pengeluaran kami semua. Rute pertama kami yaitu river tubing oyo dan untuk ke lokasi tersebut kami harus naik mobil losbak sambil membawa ban besaaaaaar juga o_0.

Sebelum main air o_0

Menuju river o_0

Tubing oyo o_0


Goa pindul o_0


Tubing oyo dan goa pindul kurang lebih selama 4 jam, lumayan menguras tenaga. Etaaaaapi keluar goa pindul kalian akan merasakan perasaan damai, tenang dan nyaman o_0 o_0 *pengen balik laaaagi*. Dilanjut dengan bilas diri dan ishoma hingga magrib. Kami menuju Jakardaaaah dimulai sekitar jam 7 malam dan kali ini lewat jalur pantura untuk menghindari jalur yang berkelok-kelok dan jangan ditanya berapa lama yaaaa, karena sungguuuuuuuuh lama sekali persis sama ketika berangkat o_0 o_0

Makan siang sebelum jakardaaah


hoaaaaaam alhamdullillah kami sampai jakardaaaah tepatnya K36 sekitar jam 3 sore. dan saatnya pulang kerumah masing-masing, selamat datang bogor, tangerang, palmerah, bekasi, cibubur, bandung dan sekitarnya. hahahahah o_0





#terimakasihdieng
#terimakasihyogya
#terimakasihK36
#terimakasihcuaca
#terimakasihchacita
#terimakasihicaaaa
#terimakasihkovicvic


















1 Ocehan:

Bocah Psikologi mengatakan...

ternyata ada berita juga yang menginformasikan tentang orang yang bertapa, cekidot => http://www.jurukunci.net/2012/07/mbah-fanani-bertapa-26-tahun-di-dataran.html

Posting Komentar

 

Bocah Psikologi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review